Selasa, 25 Oktober 2016

Penerapan Rangkaian Dioda dengan Proteus

Tugas Elektronika Dasar 

Penerapan dioda semikonduktor dalam bidang elektronika sangatlah luas. Hal ini ka- rena sifat dioda yang sangat mendasar yaitu hanya dapat melewatkan arus dalam satu arah sa- ja. Rangkaian penyearah merupakan penerapan dioda yang sangat penting untuk dibahas le- bih dahulu. Sesuai dengan bentuk gelombang outputnya, maka penyearah terdapat dua ma- cam yaitu setengah gelombang dan gelombang penuh.

Rangkaian pemotong dan penggeser merupakan penerapan lain yang juga banyak di- gunakan dalam teknik pulsa. Jenis dioda semikonduktor yang khusus dioperasikan pada bias mundur yang pada titik break-down-nya sering disebut dengan dioda Zener. Zener ini meru- pakan inti dari rangkaian penyetabil tegangan. Disamping itu juga dibahas beberapa macam rangkaian pelipat tegangan.

1.Penyearah Setengah Gelombang

Penyearah yang paling sederhana adalah penyearah setengah gelombang, yaitu yang terdiri dari sebuah dioda. Prinsip kerja penyearah setengah gelombang adalah bahwa pada saat sinyal input be- rupa siklus positip maka dioda mendapat bias maju sehingga arus (i) mengalir ke beban (RL), dan sebaliknya bila sinyal input berupa siklus negatip maka dioda mendapat bias mundur sehingga tidak mengalir arus. 


Gambar saat menyusun penyearah setengah gelombang



2. Penyearah Gelombang Penuh

Rangkaian penyearah gelombang penuh ini merupakan gabungan dua buah penyearah setengah gelombang yang hidupnya bergantian setiap setengah siklus. Sehingga arus maupun tegangan rata-ratanya adalah dua kali dari penyearah setengah gelombang.  

Gambar saat menyusun penyearah gelombang penuh

Gambar saat di program dijalankan
3. Penyearah Gelombang Penuh Sistem Jembatan

Penyearah gelombang penuh dengan sistem jembatan ini bisa menggunakan semba- rang trafo baik yang CT maupun yang biasa, atau bahkan bisa juga tanpa menggunakan trafo.

Gambar saat menyusun penyearah gelombang penuh sistem jembatan


Gambar saat di program dijalankan


               4. Clipper Seri Positif

Rangkaian clipper (pemotong) digunakan untuk memotong atau menghilangkan seba- gian sinyal masukan yang berada di bawah atau di atas level tertentu. Contoh sederhana dari rangkaian clipper adalah penyearah setengah gelombang. Rangkaian ini memotong atau menghilangkan sebagian sinyal masukan di atas atau di bawah level nol.
-   bila arah dioda ke kiri, maka bagian negatip dari sinyal input akan dilewatkan, dan bagian positip akan dipotong (berarti clipper positip)




 5. Clipper Seri Negatif

Rangkaian clipper (pemotong) digunakan untuk memotong atau menghilangkan seba- gian sinyal masukan yang berada di bawah atau di atas level tertentu. Contoh sederhana dari rangkaian clipper adalah penyearah setengah gelombang. Rangkaian ini memotong atau menghilangkan sebagian sinyal masukan di atas atau di bawah level nol.
-   bila arah dioda ke kanan, maka bagian positip dari sinyal input akan dilewatkan, dan bagian negatip akan dipotong (berarti clipper negatip)



 6. Clipper Paralel Positif

Rangkaian clipper (pemotong) digunakan untuk memotong atau menghilangkan seba- gian sinyal masukan yang berada di bawah atau di atas level tertentu. Contoh sederhana dari rangkaian clipper adalah penyearah setengah gelombang. Rangkaian ini memotong atau menghilangkan sebagian sinyal masukan di atas atau di bawah level nol.
-          bila arah dioda ke bawah, maka bagian positip dari sinyal input akan dipotong (berarti clipper positip)


 7. Clipper Paralel Negatif

Rangkaian clipper (pemotong) digunakan untuk memotong atau menghilangkan seba- gian sinyal masukan yang berada di bawah atau di atas level tertentu. Contoh sederhana dari rangkaian clipper adalah penyearah setengah gelombang. Rangkaian ini memotong atau menghilangkan sebagian sinyal masukan di atas atau di bawah level nol.
-          bila arah dioda ke atas, maka bagian negatip dari sinyal input akan dipotong (berarti clip- per negatip)


8. Clamper 

Rangkaian Clamper (penggeser) digunakan untuk menggeser suatu sinyal ke level dc yang lain. Rangkain Clamper paling tidak harus mempunyai sebuah kapasitor, dioda, dan re- sistor, disamping itu bisa pula ditambahkan sebuah baterai. Harga R dan C harus dipilih se- demikian rupa sehingga konstanta waktu RC cukup besar agar tidak terjadi pengosongan muatan yang cukup berarti saat dioda tidak menghantar. Dalam analisa ini dianggap dido- danya adalah ideal.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar