Rabu, 23 Oktober 2013

Cara Mencari/membuat Melodi Suatu Lagu

Kita semua pasti pernah mengalaminya…ngejam dengan musisi lain dan ketika berada di tengah-tengah lagu para pertner jam sesion memberi kode giliran kita memainkan solo. Apa yang akan kita lakukan? Setiap detik kita memikirkan apa yang akan kita mainkan membuat kita terlihat seperti pemain amatir.
“Cepaat, sekarang aku berada dikord apa? pada bagian lagu yang mana? setelah ini kordnya apa? scalenya apa?
aaahg' sumpah bingungkan kalo ngak tahu (ngak' connect) hahaha..
Jika kita tidak menguasai gitar dengan baik maka akan sering terjadi banyak kesulitan dalam memainkan melodi.
contoh : bending, slides, pull-off, hammer-on, dll, Jadi pastikan kita benar-benar menguasai teknik-teknik dasar tersebut
Tapi mulai sekarang gak perlu takut, mari kita belajar bersama, jadi seorang gitaris itu menurut saya gak' harus terkenal dan diakui di negara atau bahkan didunia, tetapi yang terutama adalah diakui oleh diri sendiri, diri kita adalah inspirasi paling besar bagi kita dalam menggapai cita(Haahha) . . .

Ada cara yang membuat solo melodi gitar yang cukup sederhana nii :
1. jika kita belum jago membuat solo yang orisinil maka cara pertama adalah ambil melodi dari musisi-musisi top.
Hapalkan melodi tersebut beserta progresi kord yang menyertainya. Musisi top disini tidak harus gitaris tetapi bisa juga pemain saxophone, trumpet, piano.
Banyak dari melodi-melodi musisi non gitar yang menarik untuk diterapkan di gitar.
Disitu kita akan mempelajari melodi dengan posisi finger yang berbeda dari yang biasa kita mainkan. Yup, patern mereka seringkali unik dan itu akan memperluas wawasan kita terhadap scale, fingering, mood, hingga karakter musisi yang melodinya sedang kita mainkan.
Saya suka dengan melodi pemain saxophone, piano (biasanya lebih rumit), patern mereka sangat bagus! saya dulu sering menggunakan melodi para pemain saxophone saat bermain solo. Jadi disini kita kudu banyak mendengarkan berbagai macam jenis musik.
Saya merekomendasikan musik-musik dengan progresi kord yang agak luas untuk dijadikan konsumsi telinga dan otak.
2. Dalam setiap permainan solo pastikan kita memainkan nada-nada sederhana terlebih dahulu. Karena bermain solo itu seperti sebuah perjalanan melodi, maka jika kita bermain cepat pada awal solo kemungkinan besar kita akan cepat kehabisan ide sebelum jatah solo berakhir.
3. Kita kudu tahu progresi kordnya. Dengarkan perjalanan kordnya sambil kita memainkan melodi. Pastikan melodi tersebut mengandung unsur kord terutama nada ketiga dari kord. Misal kita memainkan solo dengan lagu bernada dasar C maka saat
tiba pada akord ke-2 (Dm) pastikan nada F diikut sertakan dalam melodimu. Jika misal lagu tiba pada akord enam mayor (A Major) pastikan nada Cis diikut sertakan dalam melodi.
Dengan memainkan nada pembentuk kord para pendengar merasa yakin bahwa kita berada disana yaitu pada kord yang tepat.
Dan para pendengar akan yakin bahwa kita bermain dengan sadar sepenuhnya.
Berarti kita cukup memainkan arpegio saja?
Meskipun bermain arpegio merupakan cara yang paling mudah untuk menyesuaikan dengan kord namun ingat improvisasi adalah perjalanan melodi jadi jangan hanya bermain arpegio saja, karena melodinya akan terlihat tidak hidup.
Memang agak sulit jika kita bermain sambil menghapal progresi kordnya, tetapi memang harus demikian jika kamu ingin bermain solo dengan bagus.
Akan lebih mudah jika kita sudah tahu betul dengan progresi kord lagu yang dimainkan.
4. Pastikan bagian akhir melodi merupakan klimaks solo, dan klimaks harus greget,
Jadi pada saat klimaks pastikan kita sudah berada pada melodi bernada tinggi. Biasanya klimaks lagu memang bernada tinggi.
Dengarkan saja lagu Indonesia Raya dan kita bisa mengetahui mana bagian klimaksnya.
Biasakan banyak mendengar, menghayati lagu, bermain gitar tidak hanya masalah skill tetapi disana ada fill, emosi, dan harmoni. Musik dibentuk dari berbagai macam alat musik, gitar adalah salah satunya, maka suara gitar menjadi bagian yang membuat musik itu hidup, jangan merusaknya.
okokok..??'
Good Luck sobh !' 

Minggu, 20 Oktober 2013

MISTERI MENINGGALNYA GALANG RAMBU ANARKI (ANAK IWAN FALS)

Meninggalnya Galang Rambu Anarki
Sabtu, 26 April 1997 


 ‘’Galang Datang dan Pergi Menjelang Pemilu, Iwan Fals Berduka’’ 




‘’Galang Rambu Anarki anakku 
 lahir awal Januari 
 menjelang Pemilu ... 
 Tangisan pertamamu ditandai BBM melambung tinggi 
 Maafkan kedua orang tuamu kalau tak mampu beli susu ... 
 Cepatlah besar matahariku 
 menangislah yang keras janganlah ragu 
 hantamlah congkaknya dunia buah hatiku 
 doa kami di nadimu‘’




1 Januari 1982 Iwan Fals menyambut kehadiran anak pertamanya, Galang Rambu 
 Anarki, dengan kegetiran. Lewat lagu Galang Rambu Anarki, Virgiawan 
 Listanto -- nama lengkap Iwan -- bertutur tentang potret 
 ketidakberdayaannya bersama Rosana, istrinya.


"Harga-harga waktu itu naik semua, sementara istriku perlu biaya. Aku 
 hanya bisa menangis. Aku pun merasa perlu menyandarkan harapan kepada 
 anakku, minta tolong padanya," tutur Iwan suatu kali, ketika menceritakan 
 riwayat lagu itu.


"Anak bagiku adalah titipan Tuhan, milik Tuhan," lanjutnya.

Kini, anak yang didamba menjadi sandaran harapan dan pertolongannya itu 
 telah kembali kepada Tuhan. Ia datang dan pergi menjelang pemilu. Dalam 
 usia yang sangat muda, Galang meninggal mendadak di rumah Iwan, Jl. 
 Perkici-14 Blok E-B5 No. 69 Bintaro Jaya Jakarta Selatan.



Ia meninggalkan kedua orang tuanya, adiknya (Annisa Cikal Rambu Basae),
 neneknya yang mendapat kado ulang tahun sebuah lagu ciptaannya. Ia juga 
 meninggalkan segepok mimpi: mimpi memiliki mobil karavan yang bisa untuk 
 berekreasi bersama keluarga, mimpi menjadi astronot, hingga mimpi menjadi 
 musisi yang diyakini bisa menyaingi popularitas sang bapak, Iwan Fals.


"Galang ingin menciptakan musik sendiri. Galang adalah Galang dan bukan 
 Iwan Fals," kata Fauzi Aldino Albar, anak Achmad Albar, teman Galang yang 
 selama dua tahun bergabung bersama dalam kelompok musik Orange Rolls.



Kepergian Galang terbilang mengejutkan. Kelly Bayu Saputra, sepupu Galang, 
 bertutur, Kamis malam (24/4) sekitar pukul 19.00 Galang memintanya untuk 
 mengantarkan pergi. "Namun karena melihat saya kecapekan, dia tak tega. 
 Lalu ia memutuskan pergi naik ojek. Dan sekitar pukul 23.00 ia pulang," 
 katanya.



Dan ketika membangunkan Galang, Jumat pagi, Kelly mendapati Galang telah 
 meninggal. "Saya tak bisa menjelaskan bagaimana posisinya," ujar Kelly.


Menurut keterangan keluarga, Galang meninggal sekitar pukul 03.00 dini 
 hari. Kelly mengaku tak tahu penyebabnya, sementara menurut salah seorang 
 kerabat Iwan, Galang meninggal karena gangguan asma.



Dan hingga usai pemakaman, Yos -- nama panggilan Rosana -- dan Iwan tak 
 banyak berkata-kata. Mereka belum bisa memberikan komentar mengenai 
 kematian Galang. "Saya belum bisa memberikan penjelasan sekarang," kata 
 Yos lirih.



Tangis terus mengalir sejak disembahyangkan di Masjid Bintaro Sektor-9 
 usai salat Jumat hingga dibawa ke Desa Leuwi Gunung, Cimanggis untuk 
 dimakamkan, melalui upacara yang serba cepat, sekitar pukul 15.00 WIB.



Setiawan Djody di tengah sekitar 100 pelayat menyampaikan kata perpisahan, 
 melepas kepergian anak sulung dari dua bersaudara itu. "Galang selama ini 
 seperti anak saya sendiri. Dinihari tadi pukul tiga, dia meninggal. Jodoh, 
 hidup, dan mati semuanya Tuhan yang mengatur," tutur Djody.



Iwan, usai menebar bunga di atas gundukan tanah merah yang setengah basah 
 itu, menjauh dan duduk menyendiri. Air matanya meranting. Tatkala Djody 
 mendekat, Iwan menyandarkan kepalanya ke pundaknya. Sementara Yos dan 
 Cikal terus menabur bunga di atas gundukan tanah itu. Ine Febriyanti -- 
 teman dekat Galang -- menciumi batu nisan yang tertancap di atas pusara 
 Galang. Galang, menurut Kelly orangnya baik dan tak seperti yang dikira 
 orang. "Bila kenal dari dekat orangnya sangat memperhatikan keluarga," 
 kata Kelly. "Dia tak seperti yang dibayangkan orang." "Ia pendiam dan 
 mandiri. Ia telah merancang rekaman, memimpin band sendiri, dan ingin 
 meniti karier tanpa pengaruh bapaknya," kata Fauzi yang terakhir bertemu 
 Galang tiga pekan lalu.
 
                                                                            sumber :http://sinyoes.blogspot.com

Selasa, 15 Oktober 2013

Evan Dimas sempat berniat berhenti menjadi pesepakbola.

Kapten Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas, ternyata sempat berniat berhenti menggapai mimpinya menjadi seorang pesepakbola.
Sejak pertama kali diajak oleh Ferry Ariawan, saudaranya yang kebetulan tinggal di belakang rumahnya, Evan Dimas langsung jatuh cinta kepada sepak bola. Rasa cinta tersebut kemudian membuat Evan bergabung dengan SSB Sasana Bakti pada usia 12 tahun.
Awal merintis ilmu sepak bola dirasa cukup memberatkan oleh Evan, maklum ketika itu SSB Sasana Bakti berada di kawasan Bogowonto, Surabaya Barat, sementara tempat tinggalnya berada di Ngemplak, Surabaya Utara.
Jarak yang terlalu jauh dan ketiadaan kendaraan untuk mengantar dirinya sehingga kerap datang terlambat bahkan absen latihan. Terkadang untuk mengakalinya Evan harus membawa sepatu bolanya ke sekolah untuk kemudian lanjut berlatih. Kelelahan dan perasaan tidak enak selalu menebeng dengan teman akhirnya membuat Evan enggan melanjutkan belajar di Sasana Bakti.
“Saya bilang kepada ibu saya jika saya ingin pindah ke Mitra Surabaya karena lebih dekat. Selain itu saya tidak memiliki kendaraan sehingga tidak ada yang bisa mengantar saya. Ketika itu ibu tidak setuju, lalu saya bilang kalau tidak pindah saya tidak usah bermain sepak bola lagi,” tutur Evan kepada Tribunnews.com.
Ancaman Evan akhirnya berhasil membuat sang ibu mengalah. Evan akhirnya bergabung dengan SSB Mitra Surabaya yang berada di kawasan Lidah yang lebih dekat dari rumahnya SMP. Karier Evan bersama Mitra Surabaya kemudian meroket hingga akhirnya berhasil mendapat kesempatan mengikuti seleksi bersama Persebaya U-15 dan Medco Jawa Timur U-15 dan Evan berhasil lolos di kedua klub tersebut.
“Sayang saya tidak lolos seleksi SAD. Kegagalan itu tidak membuat saya patah semangat, saya terus berlatih hingga akhirnya mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi Porprov Jatim dan tim PON Jatim, alhamdulillah masuk. Kemudian coach Indra Sjafri memanggil saya untuk mengikuti seleksi tim nasional U-17,” ujar Evan.
sumber:Tribunnews.com.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Gema suara takbir

takbir akan berkumandang esok hari
seluruh umat islam menantikan akan hadir nya hari raya islam yakni idul adha.
Di daerah pasuruan khususnya gempol di desa kejapanan telah menyiapkan hewan yang akan di sembelih saat hari raya tersebut. Di selurtuh dunia pun juga sama , umat muslim telah mempersiapkan matang-matang untuk menyongsong hari raya.

Jumat, 11 Oktober 2013

Belajar gitar dengan mudah

Cara belajar gitar dengan cepat dan jelas :
  1. Anda gak harus mempunyai gitar sendiri, anda bisa pinjam dan bisa untuk memegangnya.
  2. Tangan kiri memegang stang gitar , dan tangan kanan untuk memetik senar gitar.
  3. Anda harus membiasakan atau lebih tepatnya dapat memetik senar gitar dengan latihan.
  4. Selanjutnya akan saya berikan di lain hari {bersambung}